Paket Obat untuk 100 Orang Dikirim ke Pulau Seribu
JAKARTA - Walaupun tidak ada korban meninggal dunia akibat angin puting beliung di Kepulauan Seribu pada Rabu (25/1/2012) kemarin, Pemprov DKI tetap mengirimkan bantuan obat-obatan untuk 100 orang.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati, kapal milik Dinkes telah diberangkatkan pada Kamis (26/1/2012) pagi, dan mengirimkan dua paket obat-obatan untuk 100 orang.
Kapal tersebut akan mampir terlebih dulu di Pulau Untung Jawa untuk menangani korban luka yang ada di kawasan tersebut. Setelah itu, baru akan menangani korban luka yang ada di Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.
"Pagi ini sudah sudah kita drop dua paket obat untuk 100 orang. Kapal sudah jalan tadi pagi satu unit. Mampir dulu di Pulau Untung Jawa untuk menangani korban-korban luka. Setelah itu, baru tim akan menuju ke dua pulau lainnya," terang Dien, Kamis (26/1/2012).
Dikatakannya, sejak terjadi angin puting beliung tersebut, enam puskesmas yang didalamnya terdapat tenaga dokter sebanyak 26 orang telah menangani dan mengobati 41 orang yang terluka. Seluruh korban sudah ditangani dengan pertolongan pertama pada kecelakaan, dan tidak ada satu pun dari korban di rujuk ke rumah sakit, karena lukanya masih dalam tahap ringan.
"Seluruh puskesmas dan tenaga medis siaga 24 jam. Karena kebanyakan tenaga dokter dan medis berdomisili di dua kelurahan tersebut," imbuhnya.(*)
Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati, kapal milik Dinkes telah diberangkatkan pada Kamis (26/1/2012) pagi, dan mengirimkan dua paket obat-obatan untuk 100 orang.
Kapal tersebut akan mampir terlebih dulu di Pulau Untung Jawa untuk menangani korban luka yang ada di kawasan tersebut. Setelah itu, baru akan menangani korban luka yang ada di Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.
"Pagi ini sudah sudah kita drop dua paket obat untuk 100 orang. Kapal sudah jalan tadi pagi satu unit. Mampir dulu di Pulau Untung Jawa untuk menangani korban-korban luka. Setelah itu, baru tim akan menuju ke dua pulau lainnya," terang Dien, Kamis (26/1/2012).
Dikatakannya, sejak terjadi angin puting beliung tersebut, enam puskesmas yang didalamnya terdapat tenaga dokter sebanyak 26 orang telah menangani dan mengobati 41 orang yang terluka. Seluruh korban sudah ditangani dengan pertolongan pertama pada kecelakaan, dan tidak ada satu pun dari korban di rujuk ke rumah sakit, karena lukanya masih dalam tahap ringan.
"Seluruh puskesmas dan tenaga medis siaga 24 jam. Karena kebanyakan tenaga dokter dan medis berdomisili di dua kelurahan tersebut," imbuhnya.(*)

Leave a Comment